Diam… sekali lagi Allah diam… DIA terlalu sering diam..
Diam melihat bencana yang menimpa sekian banyak orang yang tidak bersalah..
Diam ketika sakit mengambil seorang anak tunggal dari keluarga yang sangat mencintainya..
Dan baru saja DIA diam.. lagi, ketika melihat “TubuhNYa” dipermainkan oleh sekelompok orang..
Diam ketika para petinggi gereja mengambil keputusan dengan mengabaikan kebutuhan jemaatNYa.
Diam itu.. membiarkan semua terjadi padahal IA punya kuasa bukan hanya untuk mencegah tetapi lebih dari itu, kuasa untuk merubah keputusan itu… tapi DIA diam…
Dalam marah hadir sebuah pertanyaan kenapa DIA sering DIAM….
Ada yang berpikir DIA tidak maha kuasa tetapi DIA maha baik…
Ada yang berpikir DIA ringkih… tetapi peka terhadap pergumulan umatNya..
Bagi ku… DIA maha kuasa sehingga hanya DIA yang tau...
kapan DIA diam dan kapan DIA berbicara untuk menunjukan kuasanNYa…
Melalui DIAM_NYA…. Ku diperingatkan untuk bertanggungjawab dalam setiap keputusan…
Tak ada keputusan yang tak beresiko…
DIAM_NYA membiarkan kita siap untuk menuai apa yang kita tabur…