Sabtu, 19 Desember 2009

Nikmati Tapak Demi Tapak Hidup Kita...

Kemarin… adalah hari yang sangat aneh….

Dari pagi sampai sore.. ku merasa sepi sekali.. ku mengalami apa yang disebut orang “sepi dalam keramaian...” jarang-jarang ku bisa merasa seperi itu...


mungkin karena baru saja melewati minggu melelahkan yang menyita banyak waktu, tenaga dan perhatianku... setelah semua itu pergi...malah kehampaan yang datang... ku binggung harus melakukan apa....? sebenarnya lucu juga sih.. bila bertanya apa yang harus kulakukan, sebab banyak buku yang seharusnya ku baca tetapi belum terbaca...hm.....


menjelang malam ku putuskan berjalan-jalan ke monas... sekedar untuk mengambil foto-foto di sana.... dan sesampai di monas... oh... banyak sekali orang.. maklumlah malam minggu...


ku putuskan berjalan memutar monas... berjalan sambil mengingat kembali setiap potongan kehidupan yang telah ku hadapi...

......saat-saat ku merasa bahagia, ketika percaya diri jalani hidup ini, optimis menghadapi masa depan dan bersemangat menghadapi perjuangan ini... pada saat seperti ini, ku seperti sebuah kapal perang yang siap mengarungi lautan untuk bertempur....


....dalam langkah-langkah selanjutnya ku teringat semua saat-saat sedih, ketika ku merasa minder diantara teman-teman, ketika ku merasa tak sanggup, tak layak mendapatkan anugrah ini. Di saatku kelelahan, menangis sepuas-puasnya. Ketika ku mendapatkan nilai yang tidak sesuai dengan kerja kerasku dan ku marah.. pada saat ini.. ku seperti sebuah sampan kecil yang berjuang mengarungi lautan luas...


Satu demi satu... potongan kehidupan itu muncul dan pergi.. sejalan dengan derap langkah kaki yang berjalan... ketika kaki kiri ku anggkat, kaki kanan harus tetap berada di tanah.... dan ketika kaki kanan ku angkat kaki kiri ku tetap berpijak di tanah...

Bergiliran.. satu..demi satu langkah ku tapaki......


Dalam perjalanan ini... ku sadar.. DIA tidak menuntun aku dengan berlari atau melompat-lompat... tetapi dengan berjalan setapak demi setapak... semua potongan kehidupan yang ku alami adalah tapak-tapak yang telah ku lalui....


Ku bersyukur karena DIA menuntunku setapak demi setapak.. sehingga ku bisa menikmati kasihnya dalam setiap tapak-tapak yang kulalui....

Bila ku dipaksa berlari dan melompat, bisa dipastikan ku akan terlalu lelah dan tidak punya waktu berdiam...untuk menikmati kasihNya...Jangan pernah bersedih bila hidupmu terasa seolah berjalan perlahan... nikmati setiap tapak yang kita jalani.. hidup terlalu indah untuk dijalani dengan terburu-buru...


Perjalanan mengitari monas.. membuatku seolah hidup dalam 3 masa.... ku dangberjalan di masa kini, sambil belajar dari masa lalu untuk siap menghadapi masa depan... dan seluruhnya.... ku jalani setapak demi setapak bersama DIA yang rela menuntunku perlahan... setapak demi setapak....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar