
Hari ini..
bangun pagi-pagi benar pukul 04.00…. Hm... jarang-jarang bangun sepagi ini..... Bangun pagi, hari ini, dilakukan dalam rangka mengantarkan salah seorang teman yang akan berangkat ke Korea. Karena mengantarkan dengan mobil sendiri, tak pakai angkutan umum.. ku dengan yakin pergi ke bandara hanya berbekal handphone tanpa membawa dompet....
Ketika hampir sampai di terminal Internasional, pak supir baru sadar kalau uang yang di bawa pas-passan.. hm.. pas buat tol... tak kurang, tak lebih, pas... Tapi ternyata faktanya berbeda... uang yang dibawa tidak diperhitungkan dengan pembayaran uang parkir... Uang untuk tol kurang... jeaaaaaah.... mana dompet tinggal di rumah... seluruh sudut mobil diperiksa untuk menemukan, kemungkinan ada uang yang tertinggal di mobil…. Tetapi hasilnya nihil….
Anehnya…. Pada saat seperti ini ku merasa terlalu santai… untuk dibilang panik. Pa supir yang kelihatan panik agak kesal karena aku terlihat santai…. Jujur.. ku sendiri heran kenapa ku bisa sesantai itu ya…..? Dalam hatiku cuma berbisik “BAPA, KAU punya selera humor yang baik…so.. humor apa yang mau KAU buat bagiku hari ini…?” Perjalanan harus terus dilanjutkan… dengan keluar dari pintu tol terdekat… alhasil kami dari cengkareng mencari jalan biasa tanpa melalui jalan tol…
sampai di Kebun Jeruk.. ternyata jalan yang kami ambil adalah jalan yang harus melewati tol tomang.... oh..tidak.... si supir bertambah panik dan berkata “kita hanya punya 4.000,- mudah-mudahan pas..“, ku hanya bisa senyum sambil berkata “jalan saja pak... kita hadapi nanti...“ dan ternyata tarif tol hanya 2.000,-.... kami selamat....
Setelah keluar dari tol itu kami berada tepat di samping TA Mall... selamat sudah... dan perjalanan dilanjutkan ke pondok bambu....
Dalam perjalanan ke Pondok Bambu..... ku tertawa geli mengingat betapa paniknya pak supir, padahal akhirnya kami bisa pulang dengan baik-baik saja... hm.... ku tertawa geli karena merasa hidupku seringkali seperti itu.... berat di pikiran.... padahal kalau mau dijalani sebenarnya menyenangkan...
Seperti tugas minggu lalu.... seperti biasa ku membaca beberapa buku, berpikir bagaimana alur makalah itu.... tetapi semakin dipikir semakin ruwet.... ku putuskan untuk mulai mengerjakan saja... dan ternyata membuatku tertawa geli sendiri.... 4 hari kuhabiskan untuk berpikir sementara hanya butuh 2 hari untuk mengerjakan makalah itu.... hm.... berat di pikiran...... padahal menyenangkan bila dijalani....
Ku teringat cerita 12 pengintai.... ketika 10 orang berat memikirkan perjalanan yang dihadapi untuk masuk Kanaan, Yosua dan Kaleb malah yakin sebab mereka sadar bahwa Allahlah yang menyertai mereka...... Yosua dan Kaleb tau apa yang harus dihadapi tetapi janji penyertaan Allah membuat mereka merubah cara pandang mereka...
Terkadang pikiran kitalah.... yang membuat kita enggan menjalani hidup..... pikiran membuat kita mengganti kenikmatan kasihNYa dengan keluhan.... ya... terkadang hidup berat di pikiran..... namun sebenarnya menyenangkan bila mau dijalani...
Dikit lagi natal dan tahun baru.... masih ada setumpuk tugas.... 2 laporan buku, 1 makalah konsentrasi 3, ujian proposal tesis oleh 3 dosen... Tesis....hm....harus ku hadapi.... tapi jeaah.. jangan terlalu dipikirkan jalani saja....
Yakinlah bahwa BAPA yang selalu setia menyertai perjalanan kita adalah DIA yang memiliki selera humor yang baik..... selalu tidak pernah membiarkan kita cemberut terlalu lama.... smile please...