Manusia diciptakan tidak seperti robot…. sejak di taman
Jangan pernah lupa bahwa kita adalah ciptaan dan tidak pernah dapat menjadi sama dengan Pencipta.
Pelajaran berharga ini, didapat ketika mengalami sakit beberapa hari yang lalu…. Tugas yang banyak membuatku berharap banyak, tubuh ini mampu bekerjasama dengan baik. Namun di saat ku merasa cukup sehat untuk terserang sakit… saat itu juga ku bangun pagi-pagi dengan badan yang meriang, panas… jatuh sakit… Ternyata kita tidak dapat berkuasa terhadap diri kita sendiri….
Keesokan harinya, ku terbangun dengan badan yang mulai segar… sorenya bahkan bisa mengikuti natal rayon di gerejaku…. Sebelum menuju ke tempat pelaksanaan ibadah natal, kami menjemput salah seorang majelis yang tengah terserang struk… sepanjang perjalanan dia bercerita bahwa, dia tidak pernah menyangka, suatu pagi ia akan bangun dengan sebagian badan yang tidak dapat digerakan lagi…. Ternyata kita tidak dapat berkuasa terhadap diri kita sendiri….
Hari ini…. kami mendengar… berita kematian dari keluarga si Majelis yang terserang struk. Ternyata bukan si bapak yang meninggal tetapi istrinya yang beberapa hari lalu masih terlihat sehat. Beberapa hari yang lalu, si ibu masih telaten membantu bapak untuk berjalan dan mengikuti acara natal tetapi ternyata.. Tuhan memanggil pulang sang ibu terlebih dahulu… semua kaget karena tidak menyangka bahwa sang Ibu dipanggil terlebih dahulu…. Ternyata kita tidak dapat berkuasa terhadap diri kita sendiri….
Banyak hal indah, prestasi dan kesuksesan yang kita miliki… atau mungkin keindahan tubuh yang kita jaga dengan baik…. Kita boleh berbangga dengan itu, tetapi jangan sampai kita terlalu angkuh untuk selalu membangga-banggakannya…. Karena ternyata kita tidak dapat berkuasa terhadap diri kita sendiri…. Semuanya keangkungan dapat berubah menjadi ratapan dalam hitungan detik….
Banyak kesulitan… dan tantangan serta harapan dalam hidup kita…. Seringkali membuat kita khawatir dan cemas…. Kita boleh merasa ragu dan takut tetapi jangan sampai ketakutan itu membuat hidup kita tertekan… Karena ternyata kita tidak dapat berkuasa terhadap diri kita sendiri…. Semua ratapan dapat berubah menjadi senyuman dalam hitungan detik…
Hidup yang Allah anugrahkan ini.. adalah hidup yang utuh… susah… sedih… tangis… tawa…. Semuanya disediakan bagi kita… namun jangan pernah kita memilih untuk terlena dalam kesuksesan ataupun merasa nyaman dalam kegagalan…. Apalagi memilih untuk melangkah sendiri…. Karena kita tidak dapat berkuasa terhadap diri kita sendiri….
Pada situasi ini kita dapat mengerti apa yang di katakan Ayub: Tuhan yang memberi, Tuhan pula yang mengambil... Terpujilah Tuhan.....
Ayub sadar, ternyata kita tidak berkuasa terhadap diri kita sendiri…. jangan pernah lepaskan genggaman kita pada NYA...
