Di emper perpustakaan saya dan beberapa teman berdiskusi tentang pengampunan….
Seorang teman berbagi pengalaman mengenai seseorang yang selalu menlukai hatinya…. Seolah tidak menghargai pemberian maaf yang selalu diberikan….
sebuah pertanyaan membuat kami sejanak diam dan berpikir….. “sampai kapan pengampunan ini harus saya berikan bagi dia… sudah bertahun-tahun ia tidak mengubah sikap dan tingkah lakunya….”
Sebuah kesimpulan kami ambil dari diskusi ini…. Pengampunan itu proses berulang… tidak hanya sekali jadi… sebab perubahan dalam diri manusia terjadi, juga dalam proses…. Tidak hanya sekali jadi…
Kesimpulan kecil mengenai pengampunan ini….. membuat kami mengerti dengan baik makna Matius 18:22, ketika Yesus berkata “…Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali…”. Tujuh puluh kali tujuh kali.. menunjukan sebuah proses berulang…. Pengampunan adalah proses berulang tidak berhenti pada satu titik…
Pengampunan Allah yang kita terima adalah pengampunan yang selalu berulang….
Setiap kita melakukan dosa pengampunan dari Allah berulang diberikan kepada kita..
Dan didasarkan pada pengampunan ALLAH yang telah nyata dalam Yesus inilah, kita menjalani pengampunan dengan sesama….
Pengampunan yang berulang ini memang tidak mudah tapi bukan berarti tidak mungkin… Roh Kudus akan memampukan kita menjalani pengampunan sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali… pengampunan sebagai proses berulang….