Rabu, 15 September 2010

PENGAMPUNAN… sebuah proses berulang tidak mengenal titik berhenti…


Di emper perpustakaan saya dan beberapa teman berdiskusi tentang pengampunan….
Seorang teman berbagi pengalaman mengenai seseorang  yang selalu menlukai hatinya….  Seolah tidak menghargai pemberian maaf yang selalu diberikan….
sebuah pertanyaan membuat kami sejanak diam dan berpikir…..  “sampai kapan pengampunan ini harus saya berikan bagi dia… sudah bertahun-tahun ia tidak mengubah sikap dan tingkah lakunya….” 

Sebuah kesimpulan kami ambil dari diskusi ini…. Pengampunan itu proses berulang… tidak hanya sekali jadi… sebab perubahan dalam diri manusia terjadi, juga dalam proses….  Tidak hanya sekali jadi…

Kesimpulan kecil mengenai pengampunan ini….. membuat kami mengerti dengan baik makna  Matius 18:22, ketika  Yesus berkata  “…Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali…”.  Tujuh puluh kali tujuh kali.. menunjukan sebuah proses berulang…. Pengampunan adalah proses berulang tidak berhenti pada satu titik…

Pengampunan Allah  yang kita terima adalah pengampunan yang selalu berulang….
Setiap kita melakukan dosa pengampunan dari Allah berulang diberikan kepada kita..
Dan didasarkan pada pengampunan ALLAH yang telah nyata dalam Yesus  inilah,  kita menjalani pengampunan dengan sesama….

Pengampunan yang berulang ini memang tidak mudah tapi bukan berarti tidak mungkin… Roh Kudus akan memampukan kita menjalani pengampunan sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali…  pengampunan sebagai proses berulang…. 

di tempat yang sama..... di emper perpustakaan... namun dihari yg berbeda...
seorang teman berbagi cerita mengenai perjuangan ia dan keluarganya menghadapi perselingkuhan ayahnya.... sang ibu mengajarkan agar jangan pernah membalas ayahnya dengan tindakan kasar...
mereka sekeluarga terus-menerus mengampuni sang ayah dengan jalan selalu mendoakannya...
satu keyakinan bahwa perubahan itu proses.. bukan sekali jadi....  keyakinan dan doa itu...
akhirnya mengantarkan sang ayah untuk menyadari kesalahannya.... 
pengampunan sebagai proses berulang tanpa titik akhir...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar